Membangun dari nol, berulang kali
Beberapa usaha dan proyek yang saya bangun atau pimpin. Sebagian besar dimulai tanpa modal besar, tumbuh lewat strategi konten dan kerja tim yang konsisten.
Saluni
Kamus Saku Bahasa Arab Saluni ('an Al-Mutaradifat wal-Ma'ani) — produk fisik berjenjang (Beginner A/B, Intermediate, Advance) yang dibangun bersama tim sejak 2021, dengan fokus pada strategi konten dan pertumbuhan komunitas organik di Instagram.
Tantangan
Membangun brand baru dari nol di tengah pasar produk sejenis yang sudah ramai, tanpa mengandalkan iklan berbayar sebagai strategi utama.
Pendekatan
Saya merancang value proposition-nya sejak awal, membentuk tim sosial media internal, menyusun alur kerja produksi konten di Trello, lalu menyusun strategi konten jangka panjang untuk @saluni.id.
Hasil
Tumbuh menjadi lebih dari 32.400 followers organik (Agustus 2026), dengan lebih dari 4.900 paket produk terjual (Juni 2025), seluruhnya tanpa iklan berbayar sebagai penggerak utama.


Arihna
Bermula sebagai produk fisik, yaitu buku saku dzikir, sebelum ditransformasi menjadi produk digital yang lebih scalable.
Tantangan
Produk fisiknya terbentur keterbatasan distribusi dan margin, sehingga model bisnisnya perlu direset — tanpa kehilangan basis pelanggan yang sudah terbentuk.
Pendekatan
Saya riset ulang produk dan vendornya, membentuk tim sosial media baru untuk @arihna.id, lalu merancang ulang positioning produknya dari fisik ke digital.
Hasil
Lebih dari 4.850 followers organik dan 700+ paket produk terjual, dengan model bisnis yang jauh lebih stabil setelah rebranding.


BadalAmanah
Layanan yang membantu jamaah menunaikan ibadah badal umroh dan kebutuhan perjalanan terkait, dengan pendekatan digital-first.
Tantangan
Membangun kepercayaan untuk layanan yang menyangkut ibadah, bukan sekadar transaksi, tapi amanah, sekaligus mengelola operasional yang kompleks.
Pendekatan
Mengonsep seluruh strategi marketing dan Instagram dari nol, dengan fokus pada transparansi dan track record sebagai fondasi kepercayaan.
Hasil
Dipercaya lebih dari 1.700 jamaah untuk badal umroh, mengelola lebih dari 600 tiket pesawat, dengan lebih dari 33.200 followers organik (Agustus 2026).



Medinfo (PPMI Madinah)
Memimpin divisi media untuk organisasi pelajar Indonesia terbesar di Madinah. Ini bukan bisnis pribadi, melainkan tanggung jawab strategi digital untuk komunitas.
Tantangan
Akun organisasi sudah besar tapi pertumbuhan mulai stagnan, dan tim produksi konten belum punya standar kerja yang konsisten.
Pendekatan
Memperkenalkan Design Guidelines untuk konsistensi branding, mengadakan pelatihan desain internal, dan meluncurkan segmen konten baru (Berbagi Faedah, Campus Crossover, Alumni Menyapa, Kisah Mahasiswa, Pengenalan Fakultas).
Hasil
Followers tumbuh dari 96,5K → 146K dalam satu tahun (+32K, pertumbuhan tahunan tersignifikan dalam sejarah PPMI Madinah), konten naik dari 49 ke 96 postingan.
Saudi University Expo
Expo pendidikan yang mempertemukan pelajar Indonesia dengan informasi kuliah di Arab Saudi, dirancang dan direalisasikan dari konsep awal.
Tantangan
Membangun event fisik berskala nasional dari nol, termasuk branding, tim panitia, dan kerja sama lintas organisasi, dalam waktu terbatas.
Pendekatan
Merancang konsep acara, membangun akun Instagram khusus (@saudiedufair → @saudieduexpo.id), dan berkoordinasi dengan PPMI Arab Saudi serta 94 panitia.
Hasil
Terlaksana di Graha Nadhika Sucofindo (9–10 Agustus 2025) dengan lebih dari 2.300 peserta dari jenjang SMA/MA hingga kuliah.
Pengalaman lainnya
Ditampilkan ringkas, tetap relevan sebagai rekam jejak awal.
Co-Founder & CMO, Akh Official
Membentuk jaringan mitra (distributor & agen) di lebih dari 90 kota, mengelola konten dan branding untuk seluruh mitra, tumbuh lebih dari 5.000 followers organik.
Social Media Specialist, PT. Russian Adam International
Membangun akun Instagram @areejledorearabic dari nol, termasuk penerjemahan konten dan pengelolaan harian.
